Jangan Percaya Doktrin Penyakit Keturunan!

Apalagi saat penyakit yang dimaksud terkait dengan kondisi degeneratif (penurunan fungsi organ tubuh) seperti jantung, gula dan lain-lainnya

Mau tertawa, saat ada yang bilang penyakit semacam Uric Acid sudah berada dlm DNA penderitanya. Ini ngarang sendiri!

Yang ngomong begitu sepertinya mau terlihat canggih dan ilmiah tapi melupakan apa itu DNA? Dan fungsinya bagaimana?

Terkesan bahwa penyakit semacam uric acid, jantung, gagal ginjal adalah bawa’an yang telah terekam dalam DNA

Apalagi sering ditemukan dalam satu silsilah keluarga, hampir semuanya meninggal atau menderita penyakit yang sama

DNA memang berfungsi layaknya bank Data. Semua informasi tentang makhluk hidup termaksud memang disimpan disini

Walau kita menyimpan kode DNA banyak identik dengan keluarga kita, tidak berarti rekam jejak penyakit sama ada disana

Tuhan tidak sekejam itu menciptakan satu generasi keluarga dengan jantung yang lemah atau ginjal gampang gagal semua

Atau satu generasi langsung menumpuk asam urat begitu makan sayur! It’s never like that. Tuhan mencipta sempurna!

Kalau orang tua, kakek-nenek menderita obesitas, apakah anaknya serta merta obesitas? Most likely not! Mau tahu kenapa? Hidup bersama mereka

Gaya hidup yang dibangun oleh keluarga lah yang membuat penyakit degeneratif itu muncul dalam individu.

Tidak harus keluarga, bisa juga lingkungan dimana ia berkembang. Disana penyakit degeneratif kebanyakan muncul

Kecil sekali persentase penyakit yang hadir secara turunan. Dan kasus yang berlaku biasanya sangat spesial tidak general

Saya saat kecil menerima doktrin bahwa keluarga saya terekspose oleh penyakit degeneratif parah! Disuruh siap-siap

Mulai dari rekam silsilah pernah terjadi perkawinan sedarah hingga fakta bahwa mayoritas meninggal krn komplikasi

Jadi saat penyakit tertentu menyerang, mungkin komentar yang muncul adalah, “Ooo, penyakit keluarga” segera semua maklum

Stlh memiliki pengetahuan spt sekarang, lebih mudah mendeteksi apa yg sebenarnya terjadi dalam keluarga saya?

Usia memang di tangan Tuhan. Tapi penyakit yang diderita keluarga saya, bukanlah hukuman Tuhan, murni krn yg dilakukan

Terlepas dari problem awal kawin sedarah. Seluruh keluarga kami membangun habit yang sama turun temurun, pola makan!!!

Image

Apa yg ada di meja makan, umumnya diestafetkan dari generasi ke generasi. Variasi pola makan yang relatif sama

Keluarga saya minim mengkonsumsi lalapan, terkekspose dengan makan daging2an, jeroan dan sejenis, penuh proses

Makan buah memang rutin, tapi sesudah makan, jd percuma. Spt umumnya keluarga mapan kelas menengah kami rajin minum susu

Susu di pagi dan sore hari. Sebagai keluarga dokter, kami punya lemari khusus berisi obat-obatan farmasi, siap minum

Gaya hidup ini tidak hanya terulang di keluarga inti sekitar saya. Tapi juga ke keluarga sedarah, om, tante sepupu saya

Semua hampir seragam! Jadi kalau kemudian keluarga kami terekspose oleh penyakit yang sama? Ya bukan DNA-nya yg salah

Kalau beberapa anggota keluarga kami terserang penyakit stroke misalnya. Krn miskin sayur segar & salah cara makan buah

Mengakibatkan dinding pembuluh darah sangat tipis, sbg akibat minim pasokan vitamin C. Dgn menu kaya protein hewani

Yg penuh dgn pasokan LDL, wajar sekali kalau terjadi penebalan di dinding pembuluh darah tersebut! Mau contoh lain?

Keluarga kami sangat menyukai makanan manis. -makanya kami semua manis-manis, hueek- Banyak yang jago bikin kue

Susu, minuman soda, snack prosesan, rutin! Disamping nasi adlh menu utama tentu! Mungkin semua langsung bisa menebak

Penyakit apa yang menghiasi rekam sejarah keluarga kami? Yup! Sakit gula! Pankreas rusak, suntik insulin adlh hal biasa

Kondisi ini diperparah dgn ironi walau kami keluarga dokter, tetap saja ilmu yg paling basic, gizi, minim diketahui

Seperti umumnya mayoritas dokter, yang terbelakang tentang kaitan ilmu gizi dan fisiologi. Dokter2 di keluarga kami pun demikian

Akhirnya penyakit degeneratif yang menyerang keluarga kami berlangsung bagaikan siklus lumrah, tak tercegah

So, masih sibuk menyalahkan Tuhan dgn mencap penyakit degeratif sebagai turunan? Terekam dlm kode DNA turunan?

Image

Ada baiknya mencek isi meja makan dan lemari es Anda, sebelum melakukan itu semua. Rajin menimba ilmu ttg ilmu kesehatan

Rutin berolahraga dengan baik serta benar. Dan saksikan sendiri, Tuhan tidak sekejam itu mengutuk keluarga Anda!

Usia di tangan Tuhan, sekali lagi, tapi menjalani kehidupan sehat dan berkualitas adalah segalanya!

10 thoughts on “Jangan Percaya Doktrin Penyakit Keturunan!

  1. sangat setuju dengan tulisannya! gaya hidup yang serupa, pola didik yang turun temurun sangat mempengaruhi penyakit turunan.. sama dengan pohon yang dicangkok, buahnya bisa berbeda dengan induknya kalau di tanam di tempat berbeda😀 salam sejawat!

  2. Subhanalloh… suka dan setuju banget sama artikel ini, pola hidup yg diturunkan bukan penyakitnya… Alloh menciptakan dg sempurna

    • Konsep yang mati-matian berusaha dilawan oleh dunia kesehatan konvensional kebanyakan saat ini

      Karena kalau jadi gerakan umum, eksistensi mereka terganggu dan harus merevolusi banyak hal yang ada saat ini

  3. Mas Erik, ijin share tulisan ini. Kayaknya cocok untuk adik sepupu sy yg baru ambil spesialis penyakit dalam tp minim pengetahuan ilmu gizi ϑαή fisiologi…🙂

  4. saya punya penyakit buta warna, kata dokter ada keturunan dari orang tua….that its true?? terkadang beberapa bidang pekerjaan diskriminasi terhadap penyakit tsb tiap tes medis selalu hasilnya Unfit…tapi walaupun begitu saya gak menyalahkan mereka….

    • Kalau buta warna sih bukan penyakit secara spesifik degeneratif. Lebih ke abnormalitas organ tubuh dalam menjalani fungsi keseharian, itu secara genetik mungkin memang bisa diturunkan, tapi penderita buta warna umumnya bisa hidup sehat dan normal tanpa gangguan berarti di sisi kesehatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s